Harapan Amal Mulia Resmikan Masjid Al-Mujahidin di Nanga Rema, NTT

Harapan Amal Mulia

Bandung, Jawa Barat –  Warga Muslim di Kampung Nanga Rema, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, harus menjalankan ibadah di masjid dengan kondisi yang memprihatinkan. Atap bocor membuat air hujan masuk ke dalam ruangan saat salat berlangsung. Bangunan yang sudah tidak layak juga membuat jamaah merasa kurang nyaman ketika beribadah maupun mengadakan kegiatan keagamaan bersama masyarakat. 

Meski berada dalam keterbatasan, semangat masyarakat untuk tetap menjaga ibadah dan syiar Islam tidak pernah padam. Masjid tetap menjadi tempat berkumpul, belajar mengaji, dan mempererat kebersamaan warga di tengah kondisi yang serba sederhana. 

Kini, harapan masyarakat tersebut mulai terwujud. Pada Minggu (3/5/2026), Yayasan Harapan Amal Mulia resmi meresmikan Masjid Al-Mujahidin sebagai bagian dari program wakaf dan misi kemanusiaan “Kebaikan Nyata” untuk membantu masyarakat pelosok Indonesia mendapatkan fasilitas ibadah yang layak, aman, dan nyaman.  

Peresmian ini menjadi momen penuh haru bagi masyarakat setempat. Setelah melalui proses pembangunan secara bertahap, kini warga akhirnya memiliki masjid yang lebih kokoh dan layak digunakan untuk beribadah bersama. Kehadiran Masjid Al-Mujahidin diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, serta ruang kebersamaan masyarakat di Kampung Nanga Rema. 

Pembangunan masjid ini dapat terwujud berkat dukungan para donatur dan Sahabat Mulia yang turut berpartisipasi melalui program wakaf yang dikelola Yayasan Harapan Amal Mulia. Bantuan yang diberikan bukan hanya menghadirkan sebuah bangunan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat Muslim di wilayah pelosok. 

Selain program pembangunan masjid, Yayasan Harapan Amal Mulia juga terus menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Program tersebut meliputi pembangunan sumur bor, penyediaan akses air bersih, bantuan kemanusiaan, hingga dukungan kebutuhan masyarakat di daerah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas dasar. 

Manager Divisi Pengembangan Program dan Partnership Yayasan Harapan Amal Mulia, Lutfi Riza Firdaus, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan Masjid Al-Mujahidin.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan masjid ini merupakan hasil kolaborasi antara yayasan, relawan, donatur, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang bersama-sama memiliki kepedulian untuk menghadirkan tempat ibadah yang layak bagi masyarakat Nanga Rema.

“Saya mewakili yayasan menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat yang telah bekerja sama hingga masjid ini dapat diresmikan,” ujarnya. 

Ia juga mengungkapkan rasa haru atas antusiasme masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, perjuangan menghadirkan fasilitas ibadah yang layak di pelosok membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari banyak pihak. 

Tak hanya berhenti pada pembangunan masjid, Yayasan Harapan Amal Mulia juga berupaya untuk terus mendukung kebutuhan masyarakat sekitar. Dalam waktu dekat, yayasan berencana membantu penyediaan akses air bersih untuk Masjid Al-Mujahidin dan warga sekitar agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik. 

Sementara itu, Imam Masjid Al-Mujahidin, Muhidin Yamin, mewakili masyarakat setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. 

“Kami berterima kasih kepada tim yang telah menempuh perjalanan jauh demi hadir di Nanga Rema. Ini menjadi motivasi luar biasa bagi kami untuk semakin giat beribadah. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur,” ungkap Muhidin. 

Peresmian Masjid Al-Mujahidin menjadi bukti bahwa kebaikan yang dilakukan bersama-sama dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Kini, warga Nanga Rema tidak lagi harus beribadah di tempat yang bocor dan penuh keterbatasan. 

Yayasan Harapan Amal Mulia berharap, hadirnya Masjid Al-Mujahidin dapat menjadi pusat ibadah, pendidikan agama, dan penguat ukhuwah masyarakat sekitar. Semoga setiap doa yang dipanjatkan, setiap ayat Al-Qur’an yang dibaca, serta setiap langkah kebaikan yang lahir dari masjid ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunannya. 

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment