Luka Aceh Belum Pulih: Aksi Nyata Amal Mulia Distribusikan Bantuan di Wilayah Terisolasi

Harapan Amal Mulia

BANDUNG – Di tengah persiapan umat Muslim menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, ribuan warga di pelosok Aceh masih berjuang pulih dari dampak banjir bandang hebat. Bencana yang terjadi sejak November 2025 hingga awal Februari 2026 ini meninggalkan duka mendalam: 1.204 jiwa meninggal dunia, 140 orang hilang, dan lebih dari 94.900 jiwa terpaksa mengungsi. Guna memastikan kebutuhan pokok dan fasilitas ibadah terpenuhi sebelum Ramadan, Yayasan Harapan Amal Mulia menghadirkan program “Ekspedisi Kebaikan Nyata”. Tim relawan bergerak menembus wilayah terisolasi, mulai dari Aceh Tengah hingga Aceh Timur, untuk mendistribusikan bantuan mendesak.

Distribusi Bantuan di Wilayah Terisolasi Aceh Tengah

Pemulihan Akses Air Bersih di Aceh Tengah

intervensi dilakukan di Desa Kala Segi dan Desa Genuren, Kec. Takengon. Wilayah ini mengalami kerusakan parah akibat hantaman longsoran batu besar dan lumpur yang menghancurkan pemukiman warga.

  • Pipanisasi Mandiri: Amal Mulia bersama warga melakukan gotong royong pembangunan jaringan pipa air bersih. Kini, setelah dua bulan kesulitan, warga kembali mendapatkan akses air bersih.
  • Distribusi Logistik: Penyaluran paket sembako, hygiene kit, peralatan masak, serta perlengkapan tidur (kasur dan selimut).
  • Dukungan Sosial: Pemberian santunan tunai bagi warga yang sakit serta penyerahan karpet masjid untuk persiapan salat Tarawih.

Sinergi Kemanusiaan Harapan Amal Mulia Bersama PT Asam Jawa

Sinergi kemanusiaan bersama PT Asam Jawa kembali diwujudkan melalui kolaborasi dengan Yayasan Harapan Amal Mulia dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Bantuan kemanusiaan ini disalurkan secara langsung kepada warga di Desa Jamur Konyel, Kecamatan Bintang, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam mendukung pemulihan pascabencana. 

Alhamdulillah, berkat dukungan dan kepercayaan dari PT Asam Jawa, program penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar (sembako) seperti beras, minyak goreng, telur, dan bahan pangan pokok lainnya. Selain itu, disalurkan pula peralatan memasak berupa kompor, regulator, tabung gas, serta perlengkapan pendukung dapur untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tak hanya itu, bantuan perlengkapan tidur seperti kasur, selimut, bantal, dan guling turut diberikan guna meningkatkan kenyamanan warga selama masa pemulihan. Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan pascabencana, paket hygiene kit juga dibagikan kepada para penerima manfaat. Sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka menengah, Yayasan Harapan Amal Mulia juga melaksanakan kegiatan gotong royong pipanisasi guna membangun jaringan pipa air bersih bagi warga. Setelah dua bulan mengalami keterbatasan akses air bersih, kini masyarakat dapat kembali menikmati kemudahan akses air untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam mendukung keberlangsungan aktivitas ibadah masyarakat, bantuan material pasir turut disalurkan untuk perbaikan Masjid Nurul Huda agar dapat kembali digunakan secara optimal, khususnya menjelang bulan Ramadhan. Selain itu, juga bantuan fasilitas ibadah telah tersalurkan untuk warga mulai dari karpet masjid, untuk material pasir, juga perbaikan speaker masjid. 

Di Desa Jamur Konyel, bantuan ini menjangkau 120 Kepala Keluarga (312 jiwa). Sementara di Desa Kala Segi tercatat 135 Kepala Keluarga (502 jiwa) terdampak bencana.

Yayasan Harapan Amal Mulia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Asam Jawa atas kolaborasi dan kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi serta harapan bagi masyarakat terdampak. Sinergi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat dapat mempercepat proses pemulihan dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi sesama.

Menguatkan Pendidikan di Desa Uning Mas, Bener Meriah

Bencana menyebabkan kerusakan berat, dengan 49 rumah warga hancur total. Fasilitas umum seperti masjid, sekolah dasar, musala, dan balai pengajian turut hanyut tersapu banjir, meninggalkan dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

Di tengah keterbatasan, anak-anak Desa Uning Mas tetap bersemangat melanjutkan pendidikan melalui sekolah darurat dengan fasilitas yang sangat terbatas. Kondisi ini mendorong Yayasan Harapan Amal Mulia untuk menghadirkan bantuan pendidikan pasca banjir di Bener Meriah sebagai bentuk komitmen dalam mendukung masa depan generasi penerus.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:

  • Tas sekolah dan sepatu
  • Buku tulis dan alat tulis
  • Al-Qur’an dan Iqro
  • Buku bacaan anak
  • Santunan tunai pendidikan

Selain penyaluran bantuan perlengkapan sekolah, relawan juga mengadakan kegiatan sekolah darurat dan trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak terdampak bencana. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap kegiatan, menunjukkan semangat belajar yang tidak padam meski dalam kondisi sulit. Pendidikan merupakan fondasi utama dalam proses pemulihan jangka panjang pascabencana. Melalui program ini, diharapkan anak-anak Desa Uning Mas dapat kembali belajar dengan lebih nyaman, aman, dan penuh harapan demi masa depan yang lebih baik.

Pemenuhan Gizi & Pendidikan di Desa Sekumur, Aceh Tamiang

Pemenuhan gizi dan pendidikan di Desa Sekumur, Aceh Tamiang, menjadi prioritas dalam upaya pemulihan masyarakat pascabencana. Sekitar 90% rumah warga dilaporkan hancur total, membuat banyak keluarga terpaksa bertahan di atas puing bangunan atau tinggal di bawah terpal darurat dengan fasilitas yang sangat terbatas.

Melihat kondisi tersebut, Yayasan Harapan Amal Mulia menghadirkan program pemenuhan kebutuhan pangan melalui gerakan berbagi sayur gratis dengan konsep “dari warga untuk warga”. Program ini dilakukan dengan memborong hasil tani petani di Aceh Tengah, kemudian mendistribusikannya kepada masyarakat terdampak di Aceh Tamiang. Selain membantu pemenuhan gizi keluarga penyintas, program ini juga menggerakkan roda ekonomi petani lokal. Tak hanya fokus pada kebutuhan pangan, bantuan pendidikan pascabencana juga disalurkan kepada siswa MTs Swasta Al-Ikhwan. Bantuan yang diberikan meliputi:

  • Paket perlengkapan pendidikan
  • Meja belajar untuk sekolah darurat

Dukungan ini bertujuan agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi terbatas. Pendidikan menjadi aspek penting dalam menjaga harapan dan masa depan anak-anak di tengah situasi sulit.

Perjalanan pemulihan pasca bencana di Aceh masih panjang. Mulai dari pemenuhan gizi anak-anak, perbaikan sarana pendidikan, hingga renovasi masjid yang hanyut tersapu banjir, dan ramadan tahun ini akan menjadi perjuangan di atas puing-puing sisa bencana. 

Yayasan Harapan Amal Mulia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Asam Jawa atas dukungan dan kontribusi yang telah diberikan. Bantuan ini menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan kondisi masyarakat terdampak dan mencerminkan komitmen PT Asam Jawa dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan. 

Mari kita terus mendukung juga membantu para korban yang terdampak banjir bersama-sama kita pulihkan Aceh. 

Informasi Kontak & Donasi

Yayasan Harapan Amal Mulia
Jl. Raya Cileunyi No.01, Bandung, Jawa Barat
Email: media.amalmulia@gmail.com
WhatsApp: 0811-2341-400
Website: www.harapanamalmulia.org

Bagikan:

Tags

Related Post

Leave a Comment